Feb 12
9
Atasi Anemia dengan Tahitiannoni
- Anemia terjadi karena kekurangan zat besi yang merupakan unsur utama hemoglobin sehingga darah kekurangan oksigen
- Zat besi dalam makanan tersedia dalam dua bentuk, yaitu heme dan non-heme.
- Zat besi dalam bentuk heme mencakup 40% besi dalam makanan hewani, seperti daging merah, daging unggas, dan ikan. Besi jenis ini lebih mudah diserap oleh tubuh.
- Zat besi dalam bentuk non-heme mencakup 60% besi dalam makanan hewani dan merupakan jenis zat besi yang terdapat dalam sumber makanan nabati. Besi jenis ini lebih sulit diserap oleh tubuh.
- Tanda-tanda anemia : pucat, mudah lelah, tidak bersemangat, kuku menjadi cekung, pembuluh darah tampak lebih biru, jantung berdetak kencang, kaki bengkak
- Penyebab anemia: kurang nutrisi yang mengandung zat besi, kehamilan, menstruasi dalam jumlah banyak atau gangguan kesehatan
- Dampak anemia bisa menyebabkan gangguan jantung dll
- Penyerapan zat besi dari daging lebih tinggi dibandingkan penyerapan zat besi dari ayam
- Penyerapan zat besi non heme akan meningkat jika sebelumnya konsumsi vitamin C
- Penyerapan zat besi akan meningkat saat konsumsi daging dengan sayuran
- Beberapa zat justru dapat mengganggu penyerapan zat besi, antara lain protein telur, tanin (teh), kopi, kokoa, serat, dan mineral seperti kalsium, zinc, dan magnesium
- Suplemen zat besi bisa dipakai berbulan-bulan tapi hati-hati bisa iritasi lambung dan gangguan peristaltik usus
Tahitian noni mengandung zat besi alami serta meningkatkan penyerapan zat besi sehingga dapat atasi anemia yang justru bisa sekalian mengatasi permasalahan lambung atau gangguan kesehatan lain. Tahitian noni aman, teruji klinis dan memiliki paten manfaat.
Pemesanan Tahitian Noni, Hubungi :
Dody Rahadian
081808813279 / 08158881511 / 021 32090275






